Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Aritmetika Sosial Matematika Kelas 7 SMP

Adik adik bertemu lagi dengan saya admin Edukasi Milenial


kembali saya akan berbagi Aritmetika Sosial Matematika Kelas 7 SMP

Selamat Belajar dan Semoga Bermanfaat


A. Untung dan Rugi
Jika harga jual lebih besar dari harga beli maka didapat keuntungan atau laba. Sebaliknya jika harga jual lebih rendah dari harga belinya maka akan rugi. Harga beli biasa disebut dengan modal.
Untung = harga penjualan > harga pembelian
Rugi = harga penjualan < harga pembelian Besarnya
keuntungan = harga jual – harga beli
Besarnya kerugian = harga beli – harga jual
Contoh
soal:
1. Seorang pedagang kambing membeli seekor kambing dengan harga Rp. 1.200.000. Kemudian kambing tersebut dijual dengan harga Rp. 1.750.000,- Berapa keuntungan yang didapat?
Jawab:
harga beli = Rp. 1.200.000
harga jual = Rp. 1.750.000
Besarnya keuntungan = harga jual – harga beli
= Rp. 1.750.000 - Rp. 1.200.000
= Rp. 550.000,-


2. Seorang pedagang ayam membeli ayam kampung sebanyak 100 ekor dengan harga Rp. 2.000.000,- Dalam perjalanan ternyata ada ayam yang mati sebanyak 15 ekor. 30 ekor ayam laku dijual dengan harga Rp.25.000 per ekor, sedangkan sisanya dengan harga Rp. 20.000,- Berapa besarnya keuntungan atau kerugian yang didapat ?
Jawab:
Harga pembelian = Rp. 2000.000,-
Harga jual 30 ekor = 30 x Rp. 25.000
= Rp. 750.000
Sisa ayam yang dijual = 100 – 30 – 10
= 60 ekor ( 10 ayam yang mati)
Harga jual 60 ekor = 60 x Rp.20.000
= Rp. 1200.000 Harga penjualan = Rp. 750.000 + Rp. 1200.000
= Rp. 1.950.000




Ternyata harga penjualan < harga pembelian
maka pedagaang mengalami kerugian
Besarnya kerugian = harga beli – harga jual = Rp. 2000.000 – Rp. 1.950.000 = Rp. 50.000,-







Contoh:
1. Seorang pedagang di pasar membeli sekeranjang jeruk yang berisi 200 buah seharga Rp.100.000. Jika tiap jeruk dijual dengan harga Rp.750, berapa % keuntungannya?
Jawab:
Besarnya keuntungan = harga jual – harga beli
= (Rp. 750 x 200) – Rp. 100.000
= Rp. 150.000 – Rp. 100.000
= Rp. 50.000







1. Adnan membeli sepeda baru dengan harga Rp. 400.000, setelah beberapa bulan sepedanya dijual dengan kerugian 10% . Berapa harga penjualannya?
Jawab:





Maka harga jualnya adalah = Rp. 400.000 – Rp. 40.000 = Rp. 360.000,-
Jika diketahui prosentase untung atau ruginya saja:







2.Pak Ali, seorang pedagang sepeda mendapat kerugian 25 % atau Rp.150.000,- Berapa harga pembelian dan penjualannya?
Jawab:



Harga jual = harga beli – rugi
= Rp. 600.000 – Rp. 150.000
= Rp. 450.000,-




C. Pajak, Diskon/Potongan Harga/Rabat, Bruto, Tara dan Neto




1. Pajak
- Pajak penghasilan (PPh) PPh = gaji awal – gaji yang diterima
-Pajak Pertambahan Nilai (PPN) PPN = harga beli konsumen – harga awal


2. Diskon/Potongan Harga/Rabat Diskon/Potongan
Harga/Rabat = Harga Semula – Harga yang dibayar


3. Bruto Bruto adalah berat kotor barang, berat barang beserta tempatnya
4. Tara Berat kemasan atau berat tempat suatu barang
5. Neto Berat bersih barang atau berat barangnya saja




Hubungan Bruto, Tara dan Neto


Bruto = Tara + Netto
Tara = Bruto – Netto
Neto = Bruto – Tarra



pengertian: kita ambil contoh beras dalam karung.
Bruto = berat beras + karungnya


Tara = berat karungnya saja


Neto = berat berasnya saja




Contoh soal:







2.Sebuah kaleng susu bertuliskan Netto 400 gram. Setelah dibeli kaleng susu yang masih utuh tersebut ditimbang di rumah didapat beratmya 550 gram. Berapakah Tarranya?
Jawab:


Netto = 400 gr


Bruto = 550 gr


Tarra = Bruto – Netto


= 550 gr – 400 gr


= 150 gr




1. Seorang pedagang sembako membeli sekarung kacang tanah seberat 60 kg dengan tarra 3kg. Berapa Netto dan prosentase taranya?
Jawab:


Bruto = 60 kg
Tarra = 3 kg Netto
= Bruto – Tarra
= 60 -3
= 57 kg











Ketentuan:
1 bulan = 30 hari
1 tahun = 360 hari


Contoh soal:
Bunga Harian 1. Sebuah Bank memberikan bunga 18 % pada setiap nasabahnya. Jika dalam waktu 20 hari seorang nasabah memperoleh bunga Rp. 50.000,- Berapa besar tabungan nasabah tersebut?
Jawab:
suku bunga = 20 %
bunga = Rp. 50.000,- waktu
= 20 hari





Jadi besar tabungan nasabah tersebut adalah Rp. 4.500.000,-




2. Bu Ade menyimpan uang di Bank BCA sebesar Rp. 2000.000,- dengan suku bunga 14% tiap tahun. Setelah berapa lama Bu Ade mendapat bunga Rp. 70.000,- ?

Jadi Bu Ade mendapat bunga Rp. 70.000 setelah menabung selama 630 hari






Bunga Bulanan
1. Amir menyimpan uang di BNI sebesar Rp. 1.500.000 dengan bunga 12 % tiap tahun. Berapa bunga yang diterimaAmir selama 5 bulan?
Jawab: Modal = Rp. 1.500.000
Suku bunga = Rp. 12 % Waktu
= 6 bulan









1. Uang tabungan Ali di suatu bank sebesar Rp. 1.000.000,- 9 bulan kemudian uang tabungannya menjadi Rp. 1.090.000,-. Berapa prosentase bunga yang diterima Ali?
Jawab:
Modal = Rp. 1.000.000 Bunga 9 bulan
= Rp. 1.090.000 – Rp. 1000.000
= Rp. 90.000



Jadi prosentase bunga yang diterima Ali adalah 12 %






2. Bunga Tahunan 1. Pak Zakaria menabung di suatu bank sebesar Rp. 5000.000,- Dengan suku bunga 12 % . Berapa bunga yang diterimanya selama 3 tahun?
Jawab:
Modal = Rp. 5.000.000
Suku bunga = 12 %
waktu = 3 tahun





3. Besar bunga selama 4 tahun Rp. 450.000 dengan suku bunga 15 %, Berapakah Besarnya tabungan yang dimiliki?
Jawab:
Bunga = Rp. 450.000
Suku bunga = 15 %
Waktu = 3 tahun




Sekian Materi ini yang dapat Admin Bagikan .

Jangan Lupa Share Keteman teman Kalian apabila kalian merasa artikel ini sangat bermanfaat untuk kalian.

selalu kunjungi Edukasi Milenial Untuk Materi Yang Lainnya































































































































































































Post a Comment for "Aritmetika Sosial Matematika Kelas 7 SMP"

Kabar Bahagia! Pemerintah Tetapkan Kebijakan Kesejahteraan Guru ASN dan Bukan ASN Tahun 2023
Heboh Sosok Misterius Saat Upacara 17 Agustus | Penampilan Seperti Tentara Dulu
Cara Menghilangkan Tanda Notif Online  Membalas Tanpa Typing di Whatsapp