Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

kisah inspiratif kehidupan nyata singkat 2022 part 5


Halo Adik adik bertemu lagi dengan saya admin Edukasi Milenial
kembali saya akan berbagi kisah inspiratif kehidupan nyata singkat 2022 part 5

Selamat Belajar dan Semoga Bermanfaat


CONTOH CERITA MASA LALU
Begitu Asri, elok dipandang mata serta sejuknya udara menemani perjalananku. Dengan kendaraan roda dua yang ditunggangi ayahku, aku duduk di belakang sambil memeluk erat ayah melewati jalan yang berbatu-batu kala itu, bahkan tidak jarang ada jalan yang berlubang namun semua rintangan diperjalanan itu terkalahkan dengan betapa indahnya pemandangan hijau padi yang subur di hamparan sawah-sawah yang cukup luas.


Yah, teringat kembali serunya perjalanan masa kecilku menuju kampung halamanku "Tamacinna" yang merupakan salah satu kampung di kabupaten Gowa, dikala tiba liburan sekolah yang pada saat itu aku masih duduk dibangku SD kelas 4 . Mama dari ayahku yang akrab ku sapa Nenek Ebo' tidak henti memanggilku untuk datang berlibur ke rumahnya.


Nenek Ebo : "Nak,kalau libur sekolah tiba ke sni yah menginap?" Pintanya sambil memperlihatkan wajah yang sangat berharap ketika aku sempat ke sana di hari ahad. Tangga rumah dari kayu yang kira-kira berjumlah 12 anak tangga dengan lantai rumah atas yg beralaskan papan serta suara "kriuk,kriuk,kriuk," terdengar setiap kali melangkah tidak bisa hilang dari ingatanku.


Nenek adalah orang yang sangat pembersih jadi setiap kali mau naik ke rumahnya diwajibkan dlu mencuci kaki dengan mengambil air setimba dari gentong yang terbuat dari tanah liat itu yang diletakkan persis di samping kiri di dekat anak tangga pertama rumahnya.


Setiap datang ke rumah atas sederhana Yang terbuat dari kayu kuat itu nenek pasti sangat menyambutku. Dibuatkannya segala macam makanan yg bisa di olah dari bahan makanan yang ada di dapurnya.


Di kala sore hari, suasana kampung sangat terasa. Banyak orang yang duduk2 depan rumah karena di bawah pohon mangga terdapat tempat duduk dari susunan kayu-kayu kecil yang sejajar atau tempat duduk itu akrab di sebut "Bale-Bale" yang merupakan bahasa Makassar dari tanah kelahiranku. Sedang anak-anak sebayaku asyik bermain lari-lari atau manjat- manjat pohon jambu biji yang ada di depan rumah nenek Itu. Karena serunya suasana itu, membuatku betah berhari-hari berada di sana.


Yah itulah rumah Nenek yang sampe saat ini masih sangat bisa di rasakan keasriannya, meskipun beliau sudah meninggal dunia sekitar 2 tahun lalu, tapi memori sedari kecilku dengannya itu sangat sulit untuk terlupakan. Kini tugasku sebagai cucu kesayangannya adalah selalu berdo'a agar beliau di tempatkan di Surga Firdaus-Nya, amin.


Seiring berjalannya waktu akhirnya sekarang rumah kayu itu sudah di rombak menjadi rumah batu. Pohon jambu depan rumah pun ditebang di jadikan teras rumah serta bale-bale tempat duduk-duduk pun sudah susah lagi didapatkan di kampung saat ini, sehingga rasanya kurang mampu mengembalikan suasana kampung asri seperti yang dulu selalu ku rasakan. (Nurhafsari, S.Pd )




Sekian Materi ini yang dapat Admin Bagikan .

Jangan Lupa Share Keteman teman Kalian apabila kalian merasa artikel ini sangat bermanfaat untuk kalian.

selalu kunjungi Edukasi Milenial Untuk Materi Yang Lainnya

Post a Comment for "kisah inspiratif kehidupan nyata singkat 2022 part 5"

Kabar Bahagia! Pemerintah Tetapkan Kebijakan Kesejahteraan Guru ASN dan Bukan ASN Tahun 2023
Heboh Sosok Misterius Saat Upacara 17 Agustus | Penampilan Seperti Tentara Dulu
Cara Menghilangkan Tanda Notif Online  Membalas Tanpa Typing di Whatsapp